PROSPEK DAN TANTANGAN BISNIS KULINER (KELOMPOK MAKANAN JADI) DI BANJARMASIN

  • Linsia Portia Politeknik Negeri Banjarmasin
  • Lea Emilia Farida Politeknik Negeri Banjarmasin
Keywords: kuliner, prospek, kesejahteraan, kontribusi

Abstract

Dalam rangka meningkatkan perekonomian serta mengurangi tingkat pengangguran, masyarakat saling bersaing untuk membuka usaha perorangan maupun badan. Orang selalu berpikir kreatif untuk menciptakan hal baru agar tidak tertinggal, salah satunya dalam bidang kuliner. Usaha kuliner adalah suatu bisnis yang paling banyak digeluti bahkan hingga di kalangan anak muda, karena daya jual dalam bidang ini cukup menjanjikan mengingat setiap hari semua orang membutuhkan makanan.

Di Banjarmasin banyak sekali berdiri usaha di bidang makanan jadi seperti rumah makan, wisata kuliner pasar tarapung dan restoran. Usaha kuliner ternyata menjadi salah satu usaha yang memiliki prospek besar karena mampu bersaing dengan bidang usaha lain. Penelitian ini menggunakan sampel dari beberapa rumah makan, wisata kuliner pasar terapung dan restoran di Banjarmasin. Kemudian, data yang digunakan adalah data dari tahun 2013 sampai tahun 2017 dan data tersebut akan menjadi perbandingan untuk tahun 2018 di Banjarmasin.

Hasil penelitian menunjukan bahwa usaha-usaha kuliner di Banjarmasin berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Bisnis ini selain dapat menarik konsumen dalam kota juga dapat menarik konsumen dari luar kota serta memiliki kontribusi besar dalam pangsa pasar makanan jadi. Akan tetapi masalah kenaikan harga yang sering terjadi menyebabkan penghambat berkembangnya pasar kuliner apabila pemerintah tidak dapat memberikan solusi yang tepat dalam penanganannya.

Published
2018-12-25