PENERAPAN METODE PLACEMAKING, ANALISIS SWOT DAN PROFILE MATCHING DALAM PENILAIAN KOMPETENSI WISATA PASAR TERAPUNG SIRING BANJARMASIN

  • Nurul Maulida Rahma Politeknik Negeri Banjarmasin
  • Lea Emilia Farida Politeknik Negeri Banjarmasin

Abstract

Pasar terapung adalah salah satu ikon pariwisata di Kota Banjarmasin yang terletak di pinggiran sungai Martapura, tepatnya di Siring Menara Pandang. Pasar ini tumbuh secara alami, melalui kebiasaan masyarakat Banjar yang selalu menggunakan alat transportasi air berupa jukung. Inilah yang menimbulkan daya tarik tersendiri bagi kota Banjarmasin. Dalam mengembangkan keberlanjutan pasar ini, selain menjadikan kegiatan untuk berdagang dapat juga dijadikan sebagai tempat pariwisata bagi wisatawan lokal maupun nonlokal. Untuk memunculkan daya tarik terhadap pasar terapung ini maka diperlukan kualitas informasi yang bagus terhadap wisata Pasar Terapung Siring. Kita juga harus tahu faktor apa saja yang dapat mendukung keberlanjutan ikon wisata ini, seperti ketersediaan ruang publik, peningkatan konektivitas, perbaikan dan pelestarian di area sungai dan sekitar sungai, serta keterlibatan masyarakat dalam menjaga dan mengembangkan wisata Pasar Terapung ini. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui potensi dan kondisi produk wisata, serta mengetahui peran masyarakat setempat dalam memasarkan dan menghidupkan kembali objek wisata Pasar Terapung. Untuk membantu penelitian ini maka dilakukan beberapa metode, yaitu metode Placemaking dengan pendekatan deskritif kualitatif, analisis SWOT (Strengths, Weakness, Opportunities, Threats) yang bertujuan untuk mengidentifikasi pengelolaan wisata, serta Profile Matching untuk menganalisa serta pencarian skala nilai terhadap objek wisata dengan meneliti biaya wisata, fasilitas, objek wisata dan jarak tempuh.


Kata kunci:Pariwisata, Pasar Terapung, Daya Tarik

Published
2019-01-11