ADOPSI SOCIAL COMMERCE: PEMODELAN UTAUT

  • Zakky Zamrudi Universitas Islam Kalimantan
  • Teguh Wicaksono Universitas Islam Kalimantan

Abstract

Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) merupakan salah satu sektor yang diprediksi dapat menjadi tulang punggung ekonomi di negara berkembang seperti Indonesia. Dalam beberapa penelitian, diasumsikan bahwa UMKM adalah tanda munculnya swasembada. Dalam kemerosotan ekonomi, UMKM diprediksi dapat menopang beberapa kebutuhan masyarakat seperti makanan dan pakaian. Provinsi Kalimantan Selatan terkenal karena kain otentiknya yaitu sasirangan yang diproduksi oleh UMKM lokal yang tersebar di seluruh provinsi. Keberlangsungan UMKM saat ini tidak dapat dipisahkan dengan TI khususnya yang terkait dengan promosi. Penggunaan infrastruktur dan platform TI biasanya terpusat di kota besar terutama di ibu kota provinsi seperti Banjarmasin. Sebagai alternatif, penggunaan media sosial dapat digunakan oleh UMKM di daerah-daerah. Penelitian ini bertujuan untuk memahami sikap UKM daerah tentang penggunaan media sosial untuk tujuan perdagangan. Sampel yang terlibat dalam penelitian ini adalah 100 para pelaku usaha Sasirangan di 5 kabupaten di Provinsi Kalimantan Selatan. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah PLS-SEM. Temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa, secara umum pengusaha UMKM Sasirangan memiliki keinginan yang besar untuk menggunakan media sosial mereka untuk tujuan perdagangan. Diskusi lebih lanjut tentang temuan penelitian dan pembatasan penelitian akan dibahas lebih lanjut di bagian akhir makalah.


Kata Kunci: Sasirangan, UMKM, Kalimantan, Social Media, SNS

Published
2019-01-11