Pengaruh Ketebalan Pondasi Telapak Terhadap Daya Dukung Dan Volume Retak Pada Tanah Lempung Berpasir

  • Satriani Satriani
Keywords: Ketebalan Pondasi, Retak, Beban Ultimit, Tanah Lempung Berpasir

Abstract

Penelitian ini membahas perilaku struktur pondasi terhadap penebalan pada pondasi, yaitu dengan memberikan variasi tebal pelat tambahan (a)  terhadap tinggi efektif (d) dengan metode elemen hingga dengan bantuan program ANSYS untuk mengetahui perilaku geser pons pondasi saat terjadi keruntuhan. Dari hasil pengujian diperoleh bahwa penambahan tebal pondasi dapat mengurangi volume retak.  Rasio a/d = 0,5 dapat mereduksi volume retak dari 73,56% menjadi 8,53% dari total volume pondasi. Penambahan tebal pondasi tidak efisien dilakukan pada tanah lunak karena beban ultimit menurun seiring dengan penambahan tebal pondasi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bondy, K. (2010). The Use of Drop Cap to Reduce Flexural Reinforcement in Two Way Tensional Slabs. PTI .
Dipohusodo, I. (1994). Struktur Beton bertulang berdasarkan SK SNI T-1991-03. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Hallgren, M., Kinnunen, S., & Nylander, B. (1998). Punching Shear Tests on Column Footings.
Hegger, J., Ricker, M., & Sherif, A. G. (2009). Punching Strength of Reinforced Concrete Footings. ACI Structural Journal .
SNI. (2002). Standar Nasional Indonesia (SNI) 03-2847-2002“Tata cara perhitungan struktur beton untuk bangunan gedung “. Surabaya: itspress.
Satriani. (2016). Pengaruh Interaksi Tanah dan Struktur Pondasi Telapak Setempat Beton Mutu Normal dengan Metode Elemen Hingga 3D. Jurnal Media Sains Volume 10 No. 01 April 2017.
Published
2018-12-25