Metode Perbaikan Kolom Struktur Akibat Mutu Beton Rendah

  • Joni Irawan
  • Luki Wicaksono
  • Addrian Noor
Keywords: Kolom, Perbaikan, Analisis

Abstract

Kolom merupakan elemen terpenting dalam suatu struktur bangunan gedung. Setiap ahli struktur  dalam  merencanakan  suatu  struktur  bangunan  harus  berpegang  pada  prinsip  strong column weak beam, kekuatan struktur berada pada kolom sebagai penopang utama. Mutu beton saat pelaksanaan suatu proyek bisa tidak tercapai sesuai dengan perencanaan, hal tersebut dipengaruhi oleh banyak faktor, faktor kelalaian manusia ataupun akibat kondisi alam atau bencana. Kelalaian manusia (human error) dapat berupa kesalahan dalam menghitung jumlah campuran (job mix design), sehingga campuran tidak sesuai dengan job mix yang direncanakan. Sedangkan faktor akibat kondisi alam dapat berupa hujan yang sangat deras pada saat pelaksanaan  pengecoran,  walaupun  sudah berusaha ditutup atau dilokalisir  di area pengecoran, air tetap masuk ke area pengecoran. Hal ini akan sangat berpengaruh terhadap faktor air  semen  (fas)  campuran  beton.  Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif cross sectional (potong lintang) dengan subjek penelitian Pembangunan Gedung Pendidikan Swasta di Banjarmasin. Pada penelitian ini, peneliti menganalisis kelayakan kolom lantai lantai 2 yang mempunyai mutu beton rendah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mutu beton pada kolom sangat rendah, di bawah 200 kg/cm2. Mutu tersebut di bawah syarat minimum beton struktural. Perkuatan harus dilakukan agar kolom tersebut bisa difungsikan sebagai elemen struktrur sesuai dengan perencanaan awal.  Perbaikan kolom dengan penambahan baja profil pada keempat sudut kolom dan tengah yang diletakkan menempel pada sengkang kolom. Dengan penambahan profil baja tersebut bisa meningkatkan kapasitas penampang (Mn) Sehingga bisa menambah kapasitas penampang kolom tersebut.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Badan Standarisasi Nasional (BSN) 2013. SNI 1727:2013 Beban Minimum untuk Perancangan Bangunan Gedung dan Struktu Lain, Jakarta
Badan Standarisasi Nasional (BSN) 2013. SNI 03-2847-2013 Tata Cara Perhitungan Struktur Beton untuk Bangunan Gedung, Jakarta
Dipohusodo, Istimawan. 1994. Struktur Beton Bertulang Berdasarkan SK SNI T-15-1991-03 Departemen Pekerjaan Umum RI. Jakarta : PT. Gramedia.
Nawi, Edward G. 1998. Beton Bertulang Suatu Pendekatan Dasar. Bandung PT. Rafika Aditama.
Schodek, Daniel L. 1991.Struktur. Bandung: PT. Eresco.
Sulistyadi, Hotma P. 2010. Reparasi dan Pemasangan Perkuatan Kolom Beton Studi Kasus Bank Riau, Sungai Panas, Batam. Prosiding shortcourse HAKI Komda Kalimantan Selatan.
W.C, Vis dan Gideon H Kusuma. 1995. Dasar-dasar Perencanaan Beton Bertulang SK SNI T-15-1991-03. Jakarta: Erlangga.
Published
2018-12-25