Seminar Nasional Riset Terapan http://e-prosiding.poliban.ac.id/index.php/snrt <p><strong><span id="result_box" class="short_text" lang="en">Proceeding of&nbsp;Seminar Riset Terapan Nasional</span>&nbsp;ISSN (online): 2541-5670, ISSN (print) : 2541-5662 </strong>is a peer-reviewed, scientific&nbsp;and applied research&nbsp;proceeding published by&nbsp;P3M Politeknik Negeri&nbsp;Banjarmasin.&nbsp; The aim of this&nbsp;proceeding is to publish high-quality articles dedicated to all aspects of the latest outstanding developments in the field of infomation technology, electrical engineering, mechanical engineering,&nbsp;civil engineering, industrial engineering, physics engineering, architectural engineering, <span id="result_box" class="short_text" lang="en">chemical engineering, e</span>lectronics engineering, and heavy equipment&nbsp; engineering.&nbsp; The&nbsp;proceeding has been indexed by Google Scholar.</p> Politeknik Negeri Banjarmasin en-US Seminar Nasional Riset Terapan 2541-5662 Pengaruh Posisi Cylinder Liner Terhadap Tingkat Keausan Crank Shaft Bore Padacon Necting Rod Engine 3500 Series Caterpillar http://e-prosiding.poliban.ac.id/index.php/snrt/article/view/246 <p>Pada dieselengine terdapat komponen-komponen yang bekerja secara bersamaan dalam suatu proses pembakaran. Komponen utama yang mendukung kerja tersebut diantaranyaadalah engine block, cylinder head, crackshaft, fly wheel dan&nbsp; connecting rod. Fungsi dari connecting rod adalah meneruskan gaya akibat tekanan hasil pembakaran dan meneruskannya ke crankshaft, disamping itu secara bersamaan adalah mengubah gerakan lurus menjadi gerakan putar. Untuk penelitian&nbsp; ini, perlu untuk menyelidiki dampak dari pembebanan tersebut yang tentu berpengaruh terhadap tingkat keausan pada crankshaft boreconnecting rod yang difokuskan pada engine dengan cylinder banyak dengandiesel engine yang diaplikasikan&nbsp; pada generator listrik. Data keausan crackshaf bore yang diolah adalah hasil pengukuran selama empat tahun pada diesel engine 3500 Series Caterpillar dan kemudian dianalisa apakah ada pengaruh letak posisi connecting rod terhadap tingkat keausan tiga titik pengkuran dengan statistik deskriptif dengan uji ANOVA Uji Tukey HSD. Hasil dari penelitian adalah Besar tingkat keausan yang tinggi pada Crankshaft Bore Connecting Rodadalah pada titik A dengan rerata keausan sebesar&nbsp; 0,000199074 Inchi dan titik B 0,000205556 inchi.Keausan&nbsp; cranksaft bore&nbsp; connecting rod&nbsp; yang besar terjadi pada dua posisi cylinder yaitu cylinder nomor 10 yaitu sebesar 0,003037 inc dan nomor 14 sebesar 0,003161 inc.</p> Muhammad Syafwansyah Effendi Rabiatul Adawiyah Noor Rahman ##submission.copyrightStatement## 2018-12-25 2018-12-25 3 A1 A12 Analisis Koefisien Bunyi Papan Partikel Berbahan Baku Limbah Tandan Kosong Kelapa Sawit http://e-prosiding.poliban.ac.id/index.php/snrt/article/view/248 <p>Pengolahan tandan buah segar (TBS) menjadi minyak kelapa sawit (crude palm oil /CPO) menghasilkan berbagai macam limbah padat seperti tempurung kelapa, serabut kelapa dan tandan kosong kelapa sawit (TKSS). Limbah tandan kosong kelapa sawit hasil engolahan CPO dihasilkan sekitar 22-23% dari 1 ton TBS. Pemanfaatan limbah tandan kosong kelapa sawit dipakai sebagai papan partikel untuk mengabsorpsi suara. Penelitian ini mempelajari proses pembuatan papan partikel. Bahan utama dari penelitian ini adalah limbah tandan kosong kelapa sawit yang ketersediaannya cukup banyak khususnya di propinsi Kalimantan Selatan dengan variasi perekat 10 %, 20 %, dan 30 %. Papan partikel tersebut diuji suara dengan pengujian akustik dilaksanakan pada frekuensi 125 Hz, 250 Hz, 500 Hz, 1000 Hz, 2000 Hz, 4000 Hz, 8000 Hz, 8500 Hz, 9000 Hz, dan 10000 Hz. Hasil penelitian didapatkan variasi kadar perekat yang menghasilkan papan partikel terbaik adalah kadar perekat 10%. Kerapatan yang dihasilkan antara 0,172 – 0,216 gr/cm³. Kerapatan papan yang dihasilkan termasuk papan berkerapatan rendah, yaitu dibawah 0,4 g/cm³. Koefisien absorpsi papan partikel terbaik terlihat dari variasi campuran 10% perekat : 90% serat berkerapatan 0,172 gr/cm³ dengan koefisien absorpsi sebesar 0,93 pada frekuensi 9000 Hz.</p> Jarot Wijayanto Sigit Mujiarto Akmal Barry ##submission.copyrightStatement## 2018-12-25 2018-12-25 3 A13 A22 Karakteristik Noise Nirkabel Pada Kotak Roda Gigi Karena Perubahan Jarak Transmitter Dan Receiver http://e-prosiding.poliban.ac.id/index.php/snrt/article/view/249 <p>Inspeksi noise adalah salah satu teknik&nbsp; <em>predictive maintenance</em> yang dapat digunakan untuk menentukan kondisi mesin.&nbsp; Inspeksi noise dapat dilakukan secara <em>off line</em> dan secara <em>on line</em>. Inspeksi noise secara <em>on line</em> dilakukan secara terpusat yang letaknya&nbsp; jauh dari&nbsp; mesin yang dimonitor, sehingga diperlukan instalasi jaringan kabel yang panjang. Penerapan inspeksi noise nirkabel, masalah jaringan instalasi kabel dapat diatasi. Inspeksi noise telah banyak diterapkan, tetapi untuk keperluan keselamatan kerja. Inspeksi noise untuk keperluan inspeksi kondisi mesin masih sangat sedikit informsinya, oleh karena itu diperlukan kajian yang lebih jauh. Obyek penelitian adalah kotak roda gigi.&nbsp; Pengukuran dan pengumpulan data dilakukan dengan sistem nirkabel dan sistem kabel yang dilengkapi dengan sistem data akuisisi. Analisa <em>amplitude</em>, <em>time domain</em>, <em>frequency domain</em>&nbsp; digunakan untuk mengetahui karakteristik noise pada kotak roda gigi yang dioperasikan dengan cara memvariasikan jarak antara <em>microphone transmitter</em> dengan <em>receiver. </em>Pengujian noise pada kotak roda gigi menunjukkan bahwa sinyal dan spectrum noise telah sesuai dengan standar. Semakin jauh jarak mikrophone dan <em>receiver </em>maka semakin kecil amplitudo noisenya. Amplitudo tinggi terjadi pada 1x, 2x dan 3x atau harmonik pertama, kedua dan ketiga&nbsp;&nbsp; dari <em>electrical line frequency</em>.</p> Parno Raharjo Yusuf Sofyan Tria Maariz ##submission.copyrightStatement## 2018-12-25 2018-12-25 3 A23 A32 Implementasi Electric Motorcycle Management System Pada Suzuki Shogun SP125 http://e-prosiding.poliban.ac.id/index.php/snrt/article/view/250 <p>Dalam beberapa tahun ini, pemerintah Indonesia memberikan perhatian kepada sepedamotor listrik. Revolusi industri 4.0 memaksa berbagai aspek kehidupan untuk ikut berubah khususnya perubahan kendaraan yang menggunakan bahan bakar fosil menjadi kendaraan listrik. Tidak seperti kendaraan kovensional dengan mesin berbahan bakar , kendaraan listrik sangat dipengaruhi dari karakteristik listrik dan komponen kelistrikan seperti motor, baterai dan inverter. Selain itu, dengan peningkatan kebutuhan kontrol untuk komponen kelistrikan, maka sangat dibutuhkan pengembangan metode kontrol untuk dapat menjaga keselamatan dan memperpanjang pemakaian tiap-tiap komponen. Electric motorcycle management system (EMMS) adalah perencanaan dan penggunaan sistem sepeda motor listrik seperti sistem kontrol, baterai sebagai sumber listrik, motor penggerak, dan komponen lainnya untuk mendapatkan efisiensi sepeda motor bertenaga listrik. Penelitian ini bertujuan memodifikasi chasis dan sistem kelistrikan Suzuki Shogun SP125 agar dapat dijadikan sepedamotor listrik. Penelitian ini menggunakan chasis dan cover Suzuki Shogun SP125, Motor BLDC 48 V 800-1000 W, Controller 800-1000 W, Throttle sepedamotor listrik, 4 buah baterai 12V 20Ah, dan Charger baterai 48 Volt. Hasil yang didapat setelah implementasi electric motorcycle management system pada Suzuki Shogun SP125 adalah kecepatan statis sepeda motor 30-40 km/jam, penggunaan baterai selama kurang lebih 1 jam&nbsp; dengan lama pengisian baterai selama 7-8 jam.</p> Yuan Perdana Saberani Saberani Edi Yohanes ##submission.copyrightStatement## 2018-12-25 2018-12-25 3 A33 A41 Penambahan Panel Solar Collector Dengan Sirip Pada Basin Solar Still Untuk Meningkatkan Efisiensi http://e-prosiding.poliban.ac.id/index.php/snrt/article/view/251 <p>Air adalah sumber bagi kelangsungan hidup bagi umat manusia untuk kegiatan sehari-harinya. dan karena peningkatanpenduduk perkotaan sumber daya air menyusut. Sekitar 97% dari air yang tersedia di permukaan bumi adalah asin dan 2% dari air adalah dalam bentuk topi es di wilayah kutub. Kehidupan di bumi hanya terdapat 1% air tawar&nbsp; sedangkan permintaan air tawar segar semakin meningkat dari hari ke hari. Oleh karena itu, untuk memenuhi permintaan air segar yang semakin banyak, sehingga ada kebutuhan untuk mengubah air laut asin menjadi air minum untuk memenuhi kebutuhan ini. Menjawab&nbsp; permasalahan ini salah satunya adalah menerapkan teknologi sederhana untuk mengolah air laut menjadi air tawar dan layak konsumsi dan ramah lingkungan, dengan memanfaatkan energi matahari yaitu dengan destilator surya (basin solar still). Pengembangan dan penelitian untuk teknologi ini telah banyak dilakukan di dunia, semua adalah untuk tujuan yang sama yaitu meningkatkan efisiensi dari teknologi ini. Permasalahan ini bisa dirangkum yang pertama adalah berapa besar efisiensi basin solar still dengan desain penambahan panel solar collector dengan sirip yang difungsikan sebagai penambah panas dalam basin&nbsp; dan kedua apakah efisiensinya lebih baik dibandingkan dengan desain tanpa panel solar collector dengan sirip. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperemen dengan menguji dua prototipe yang menggunakan panel solar collector dengan sirip dan yang tidak menggunakan sebagai pembanding. Variabel data yang diuji dengan statistik adalah temperatur yang terukur di bawah heat absorber yang kemudian diolah dengan uji statistik t-Test Paired Sample for Means. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa dari uji t t-Test Paired Sample for Means ada perbedaan yang siginifikan dari kedua prototip. Efisiensi yang didapat dengan desain penambahan panel solar collector dengan sirip adalah 48,8374% sedangkan yang tanpa desain penambahan panel solar collector dengan sirip 36,6704%, maka terjadi peningkatan efisiensi sebanyak 12,47 % lebih baik pada basin dengan desain penambahan panel solar collector dengan sirip.</p> Muhammad Syafwansyah Effendi Rabiatul Adawiyah Ahmad Hendrawan ##submission.copyrightStatement## 2018-12-25 2018-12-25 3 A42 A55 Pengaruh Recycling Pada Proses Pengecoran Logam Terhadap Bentuk Geometris Dan Kekerasan Aluminium http://e-prosiding.poliban.ac.id/index.php/snrt/article/view/252 <p>Semakin banyaknya permintaan dari industri otomotif untuk kebutuhan lembaran aluminium, maka diperlukan juga bahan baku untuk pembuatan lembaran aluminium itu sendiri. Banyaknya limbah dari aluminium dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pasar dengan dilakukannya proses daur ulang atau yang biasa disebut recycling. Pada Penelitian ini dilakukan penelitan pengaruh recycling pada proses pengecoran logam terhadap bentuk geometris dan kekerasan aluminium. Dengan memvariasikan reduksi celah sebesar 25%, 30% dan 35% dari benda kerja serta suhu pengerolan sebesar 400oC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk yang didapatkan setelah pengerolan panas cenderung melengkung, dan kecenderungan pertambahan ukuran dimensi lebih ke arah sumbu panjang jika dibandingkan ke lebar dengan perbandingan pada reduksi 30% sebesar 1 : 0,23 dan pada reduksi 40% sebesar 1 : 0,19. Ketebalan yang diperoleh adalah sebesar 4,13 mm pada reduksi celah 30% dari benda kerja dan 3,63 mm pada reduksi celah 40% dari benda kerja. Dari uji kekerasan didapatkan nilai kekerasannya naik pada setiap pertambahan reduksi berturut-turut dari reduksi 25% adalah sebesar 16,2 HRB , pada reduksi 30% sebesar 22 HRB dan pada reduksi 35% sebesar 24,8 HRB. Hal ini disebabkan karena adanya perbaikan struktur mikro dan semakin besar reduksi yang diberikan maka kerapatan dislokasinya juga semakin tinggi sehingga nilai kekerasan pada reduksi 25% sampai reduksi 35% terus meningkat.</p> Yusuf Rizal Fauzi Anhar Khalid ##submission.copyrightStatement## 2018-12-25 2018-12-25 3 A56 A62 Perencanaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Ongrid 5500 Watt Di Rumah Kost Akademi http://e-prosiding.poliban.ac.id/index.php/snrt/article/view/253 <p>Saat ini, penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dihubungkan dengan listrik PLN yang disebut ongrid system sudah banyak digunakan oleh masyarakat, Pemerintah sendiri sudah mencanangkan Gerakan Nasional Sejuta Surya Atap (GNSSA) untuk mendukung pertumbuhan PLTS di Indonesia. PLN tidak menghalangi konsumen yang ingin memasang PLTS rooftop, hal ini juga telah dikuatkan dengan adanya regulasi tentang net metering dimana kelebihan listrik yang dihasilkan oleh PLTS yang memenuhi syarat di rumah tangga dapat dikirimkan ke jaringan distribusi PLN (import), serta dapat digunakan kembali untuk konsumsi oleh pelanggan sendiri. Rumah kost Akademi terletak di kota Banjarmasin dan menyewakan sebanyak 27 kamar untuk mahasiswa maupun karyawan. Rumah ini mempunyai 2 lantai dan&nbsp; mempunyai luas atap sekitar 200m2. Oleh karena itu, pada penelitian ini dibuat perencanaan PLTS ongrid sebesar 5500 Watt dengan memanfaatkan atap rumah kost Akademi sebagai tempat PLTS. Pada penelitian ini peralatan yang gunakan untuk PLTS ongrid adalah panel surya 200Wp sebanyak 28 panel, inverter, dan kWh meter exim. Analisa yang didapat untuk power output dari panel surya (import ke PLN) rata-rata sebesar 738.6 kWh/bulan.</p> Yuan Perdana Isna Wardiah ##submission.copyrightStatement## 2018-12-25 2018-12-25 3 A63 A70 Manual Select Switch Mode Untuk Penanganan Diagnosis Trouble Code Pada Sistem Injeksi Sepeda Motor Suzuki http://e-prosiding.poliban.ac.id/index.php/snrt/article/view/254 <p>Sistem kode diagnosa kerusakan fuel injection sepeda motor Suzuki ditampilkan pada panel speedometer dengan tampilan lampu merah bertuliskan FI, lampu ini akan menyala apabila terjadi gangguan pada mesin berdasarkan masukan sinyal yang berasal dari sensor sensor yang bermasalah, untuk mengetahui sensor mana yang mengalami gangguan dan menyebabkan masalah, kita harus melakukan prosedur self diagnosis. Penelitian yang dirancang merupakan sebuah model dan teknologi tepat guna untuk penanganan diagnostic trouble code (DTC) pada sepeda motor Suzuki. Manual select switch mode dirancang sebagai cara mudah dan murah untuk menggantikan fungsi scan tool pada permasalahan di sistem injeksi bahan bakar. Pada penelitian ini sebuah alat manual, mode select switch, digunakan untuk memunculkan&nbsp; kode kedipan pada sistem kode diagnosa kerusakan sepeda motor. Kode kedipan yang muncul nantinya akan diterjemahkan dengan tabel OBD code untuk dapat diketahui komponen mana yang mengalami gangguan atau masalah. Hal berikutnya adalah menggunakan mode select switch untuk fungsi reset pada memori ECM (Engine Control Modul) sehingga kendaraan menjadi normal kembali. Menggunakan metode eksperimental dengan manipulasi terhadap obyek penelitian disertai kontrol. Objek pada penelitian ini adalah unit sepeda motor Suzuki shogun FL 125. Luaran yang diharapkan adalah sebuah produk terapan berupa pengembangan teknologi tepat guna yang memungkinkan dapat dimanfaatkan masyarakat.</p> Rusmini Sri Maryati Raihan Raihan Muhammad Firdaus Jauhari ##submission.copyrightStatement## 2018-12-25 2018-12-25 3 A71 A78 Analisa Intensitas Tenaga Surya Terhadap Kinerja Pompa Sentrifugal Di Km. Binaiya PT. Pelni Indonesia http://e-prosiding.poliban.ac.id/index.php/snrt/article/view/255 <p>Energi listrik di kapal sangat dibutuhkan karena untuk mengoptimalkan semua kegiatan dikapal salah satunya adalah penyediaan air bersih untuk para crew dan penumpang. Kegiatan penggunaan air sangat meningkat diwaktu jam 06.00 dan jam 17.00. Dimana kegiatan tersebut adalah pada saat crew dan penumpang pada melakukan aktivitas mandi. Ketersediaan air sangat diharapkan agar segala kegiatan pemakaian air tetap stabil. Dengan penggunaan air tersebut tentu membutuhkan energi listrik untuk menyalakan pompa air. Energi listrik yang dulunya bersumber ke permesinan bantu (generator). Dengan penggunaan energi tenaga surya dalam penyediaan air bersih di KM. BINAIYA PT. PELNI INDONESIA akan mensubtitusi energi listrik yang sudah ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja pompa sentrifugal dengan menggunakan tenaga surya, dan pengamatan yang dilakukan adalah terkait dengan ketinggian tangka air,intensitas yang dihasilkan solarsel,dan debi air yang dihasilkan pompa sentrifugal. Hasil penelitian yang didapatkanyaitu besarnya kapasitas air yang dihasilkan pompa Sentrifugal ketika intensitas matahari maksimum adalah 28 liter per menit pada total head 3 meter dan minimum adalah 10 liter per menit pada total head 9 meter serta dalam mengisi daya baterei selama 2 jam daya tahan baterei setelah matahari minimum dalam mensuplay daya ke pompa Sentrifugal tersebut selama 60 menit.</p> Rusman Rusman Erry Yadie ##submission.copyrightStatement## 2018-12-25 2018-12-25 3 A79 A88 Tinjauan Keseimbangan Layanan Air Bersih Pada PDAM Kabupaten Hulu Sungai Selatan Di Kecamatan Daha Selatan http://e-prosiding.poliban.ac.id/index.php/snrt/article/view/256 <p>Sistem Penyediaan air bersih di Kecamatan Daha Selatan oleh PDAM Kabupaten Hulu Sungai Selatan pada tahun 2016 berjumlah 1.743 pelanggan dan baru 29,3 % terlayani. Oleh karena itulah perlu ditinjau keseimbangan layanan airnya di kecamatan tersebut. Penelitian dilakukan dengan metode observasi, kuesioner, dan dokumentasi dengan objek studi di wilayah tersebut. Dari data penduduk dengan tingkat pertumbuhan rata-rata 1,337 %, sehingga tahun 2030 diproyeksikan 50.725 jiwa dari eksisting 2016 sebanyak 42.498 jiwa. Penduduk terlayani eksisting melalui sambungan rumah (SR) sebesar 8.716 jiwa dan dengan layanan perpipaan (SR + HU) sebesar 12.452 jiwa. Total kebutuhan air bersih tahun 2016 sebesar 368.712.197 liter dan pada tahun proyeksi 2030 didapat 1.420.187.727 liter. Kondisi keseimbangan layanan air pada tahun 2016 dimana kebutuhan air bersih yang diperlukan sebesar 368.712.197 liter sedangkan realisasi produksi pelanggan sebesar 308.823.000 liter sehingga ada selisih minus produksi sebesar&nbsp; 59.889.197 liter (16,24 %), dalam artian produksi belum mencapai optimalitas yang dibutuhkan untuk tahun tersebut, begitu juga tahun 2017. Sedangkan untuk proyeksi tahun 2030 dengan tingkat ketercapaian pelayanan 90 % diperoleh keseimbangan yang sesuai masih mencukupi yaitu produksi 45 liter/detik. Kendala / hal yang mempengaruhi ketidakseimbangan tersebut diantaranya disebabkan karena masyarakat masih memanfaatkan sumber air lainnya yang masih bisa digunakan seperti air sumur dan sungai dan menyangkut sulitnya menambah distribusi baru dengan pertimbangan pembiayaan juga.</p> Adriani Muhlis Herliyani Farial Agoes Darmawani Darmawani ##submission.copyrightStatement## 2018-12-25 2018-12-25 3 B1 B11 Pengaruh Ketebalan Pondasi Telapak Terhadap Daya Dukung Dan Volume Retak Pada Tanah Lempung Berpasir http://e-prosiding.poliban.ac.id/index.php/snrt/article/view/257 <p>Penelitian ini membahas perilaku struktur pondasi terhadap penebalan pada pondasi, yaitu dengan memberikan variasi tebal pelat tambahan (a)&nbsp; terhadap tinggi efektif (d) dengan metode elemen hingga dengan bantuan program ANSYS untuk mengetahui perilaku geser pons pondasi saat terjadi keruntuhan. Dari hasil pengujian diperoleh bahwa penambahan tebal pondasi dapat mengurangi volume retak.&nbsp; Rasio <em>a</em>/<em>d</em> = 0,5 dapat mereduksi volume retak dari 73,56% menjadi 8,53% dari total volume pondasi. Penambahan tebal pondasi tidak efisien dilakukan pada tanah lunak karena beban ultimit menurun seiring dengan penambahan tebal pondasi.</p> Satriani Satriani ##submission.copyrightStatement## 2018-12-25 2018-12-25 3 B12 B19 Kapasitas Geser Balok Baja Castellated Bentuk Bukaan Lubang Segiempat Dengan Perkuatan Tulangan Dan Komposit Mortar Menggunakan Program Response 2000 http://e-prosiding.poliban.ac.id/index.php/snrt/article/view/258 <p>Balok baja castellated adalah balok yang ditingkatkan dari profil IWF dengan tujuan memperbesar momen inersia untuk memperoleh kapasitas lentur yang lebih besar dari profil IWF standar. Salah satu kelemahan baja castellated adalah inefisiensi dalam balok menerus. Pada umumnya saat momen positif jauh lebih sedikit daripada momen negatif sedangkan bentuk profil konstan. Oleh karena itu untuk mengatasi kelemahan tersebut, meningkatkan kapasitas geser dan meningkatkan kapasitas momen baja castellated adalah melalui penambahan tulangan longitudinal, tulangan geser dan komposit mortar. Penelitian ini merupakan penelitian lanjutan dari penelitian sebelumnya, dimana pada penelitian sebelumnya dilakukan pengujian pembebanan langsung terhadap benda uji skala 1:1 yang dilakukan di Laboratorium Struktur Universitas Gadjah Mada. Pada penelitian ini metode yang digunakan untuk&nbsp; analisis teoritis yaitu dengan menggunakan&nbsp; program Response-2000, analisis berdasarkan kapasitas momen dan beban.&nbsp; Analisis data yang dilakukan adalah kapasitas momen balok baja IWF, kapasitas momen balok baja castellated sebagai profil, kapasitas momen balok baja castellated sebagai non-profil dan kapasitas momen balok baja castellated sebagai komposit. Berdasarkan hasil perhitungan teoritis dapat dilihat bahwa perhitungan pendekatan sendi plastis untuk baja castellated non-komposit sebagai non-profil lebih mendekati dengan hasil eksperimen, sedangkan untuk pendekatan baja castellated sebagai profil sangat terlampau jauh dengan hasil eksperimen. Hal ini dapat diartikan bahwa perhitungan teoritis untuk baja castellated non-komposit&nbsp; sebagai non-profil lebih tepat untuk digunakan dalam perhitungan perbandingan kapasitas momen dan beban dari pada baja castellated sebagai profil. Ratio tingkat kecocokan hasil perhitungan teoritis dan eksperimen untuk baja castellated non-komposit (BC) adalah 0.71. Sedangkan untuk analisis teoritis baja castellated komposit dengan menggunakan program Response-2000 maupun dengan analisis tampang apabila dibandingkan dengan hasil eksperimen adalah sangat mendekati. Ratio tingkat kecocokan hasil perhitungan analisis teoritis dengan menggunakan program Response-2000 apabila dibandingkan dengan hasil eksperimen adalah 0.99. Untuk ratio tingkat kecocokan hasil perhitungan analisis tampang apabila dibandingkan dengan hasil eksperimen adalah 0.97.</p> Dina Heldita ##submission.copyrightStatement## 2018-12-25 2018-12-25 3 B20 B26 Analisis Kepadatan Tanah Dengan Menggunakan Alat DCP (Dinamic Cone Penetration) Di Desa Sungai Loban Kabupaten Tanah Bumbu http://e-prosiding.poliban.ac.id/index.php/snrt/article/view/259 <p>Untuk perencanaan jalan faktor utama yang perlu diperhatikan adalah nilai CBR (California Bearimg Ratio) dari tanah tersebut karena akan berpengaruh pada tebal perkerasan rencana. Untuk menemukan nilai CBR didapatkan dari pengujian lapngan yaitu DCP (Dinamic Cone Penetrometer). Metode untuk pengujian DCP ini dilakukan di titik kiri, tengah, dan kanan setiap jarak 50 meter dengan menggunakan metode zig-zag. Dalam perencanaan tebal lapisan perkerasan bawah dan lapisan perkerasan atas serta lapis permukaan tanah, terlebih dahulu harus di uji kepadatan tanahnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kepadatan tanah pada ruas jalan masuk Pantai Madani Tanjung Batu Desa Sungai Loban Kecamatan Sungai Loban Kabupaten Tanah Bumbu agar akses jalan menjadi mudah dilalui sehingga dapat membantu pengguna jalan untuk dapat lebih mudah dalam mengakses jalan tersebut. Dari hasil pengujian nilai DCP, nilai CBR, CBR desain dan nilai DDT (Daya Dukung Tanah) pada ruas Jalan masuk Pantai Madani Tanjung Batu Desa Sungai Loban menunjukkan rata-rata nilai DCP adalah 43,34 mm, sedangkan rata-rata nilai CBR yang didapatkan adalah 1,224%, desain nilai CBR adalah 1,1% dan nilai&nbsp; DDT adalah sebesar 2,047%. Nilai CBR desain/rencana yang didapat belum memenuhi standar nilai CBR yang sudah ditetapkan yaitu antara 5-12% sehingga perlu dilakukan pemadatan kembali pada tanah dasar karena tidak memenuhi standar nilai CBR yang sudah ditetapkan dan sebaiknya ditambahkan perkerasan jalan.</p> Sylvina Permatasari ##submission.copyrightStatement## 2018-12-25 2018-12-25 3 B27 B33 Metode Perbaikan Kolom Struktur Akibat Mutu Beton Rendah http://e-prosiding.poliban.ac.id/index.php/snrt/article/view/260 <p>Kolom merupakan elemen terpenting dalam suatu struktur bangunan gedung. Setiap ahli struktur&nbsp; dalam&nbsp; merencanakan&nbsp; suatu&nbsp; struktur&nbsp; bangunan&nbsp; harus&nbsp; berpegang&nbsp; pada&nbsp; prinsip&nbsp; strong column weak beam, kekuatan struktur berada pada kolom sebagai penopang utama. Mutu beton saat pelaksanaan suatu proyek bisa tidak tercapai sesuai dengan perencanaan, hal tersebut dipengaruhi oleh banyak faktor, faktor kelalaian manusia ataupun akibat kondisi alam atau bencana. Kelalaian manusia (human error) dapat berupa kesalahan dalam menghitung jumlah campuran (job mix design), sehingga campuran tidak sesuai dengan job mix yang direncanakan. Sedangkan faktor akibat kondisi alam dapat berupa hujan yang sangat deras pada saat pelaksanaan&nbsp; pengecoran,&nbsp; walaupun&nbsp; sudah berusaha ditutup atau dilokalisir&nbsp; di area pengecoran, air tetap masuk ke area pengecoran. Hal ini akan sangat berpengaruh terhadap faktor air&nbsp; semen&nbsp; (fas)&nbsp; campuran&nbsp; beton.&nbsp; Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif cross sectional (potong lintang) dengan subjek penelitian Pembangunan Gedung Pendidikan Swasta di Banjarmasin. Pada penelitian ini, peneliti menganalisis kelayakan kolom lantai lantai 2 yang mempunyai mutu beton rendah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mutu beton pada kolom sangat rendah, di bawah 200 kg/cm2. Mutu tersebut di bawah syarat minimum beton struktural. Perkuatan harus dilakukan agar kolom tersebut bisa difungsikan sebagai elemen struktrur sesuai dengan perencanaan awal.&nbsp; Perbaikan kolom dengan penambahan baja profil pada keempat sudut kolom dan tengah yang diletakkan menempel pada sengkang kolom. Dengan penambahan profil baja tersebut bisa meningkatkan kapasitas penampang (Mn) Sehingga bisa menambah kapasitas penampang kolom tersebut.</p> Joni Irawan Luki Wicaksono Addrian Noor ##submission.copyrightStatement## 2018-12-25 2018-12-25 3 B34 B41 Perancangan LPJU Jenis Lampu Led Di Jalan Tol Tembalang – Banyumanik Dengan Menggunakan DIALUX EVO http://e-prosiding.poliban.ac.id/index.php/snrt/article/view/261 <p>Lampu penerangan jalan umum merupakan lampu yang digunakan untuk menerangi&nbsp; jalan pada malam hari sehingga&nbsp; pengendara dapat melihat lebih jelas jalan yang akan dilalui. LPJU dapat meningkatkan keselamatan lalu lintas dan keamanan dari para pengguna jalan. LPJU juga digunakan sebagai penerangan pada jalan tol. Jalan tol merupakan fasilitas yang saat ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Semakin banyaknya pengguna jalan tol maka dibutuhkan pula penerangan jalan yang baik dan sesuai standart pada jalan tol tersebut.&nbsp; Lampu penerangan jalan tol dikawasan Semarang menggunakan jenis lampu SON-T dan LED. Penelitian ini melakukan perancangan lampu penerangan jalan tol Tembalang – Banyumanik KM 12 (800) – KM 13 (800)&nbsp; menggunakan jenis lampu LED dan mengambil data pengukuran seperti lebar jalan, tipe jalan, tinggi dan model tiang yang sering digunakan. Penelitian ini melakukan simulasi dengan perangkat lunak DIALUX EVO untuk membantu perhitungan iluminasi, luminasi, tingkat silau dan kemerataan penerangan jalan. Hasil simulasi dengan perangkat lunak DIALUX EVO&nbsp; tersebut didapat kesimpulan untuk jalan tol Tembalang – Banyumanik KM 12 – KM 13 memilih menggunakan lampu LED GE R250 217W dengan menggunakan tinggi tiang 10 meter. Dengan variasi tersebut membutuhkan jarak antar tiang 18 meter sehingga dalam jarak yang berkisar 1 km membutuhkan 55 tiang lebih sedikit dibandingkan variasi lain.</p> Bambang Winardi Ajub Ajulian Zahra Agung Nugroho ##submission.copyrightStatement## 2018-12-25 2018-12-25 3 C1 C8 Evaluasi Ekonomi Teknik Sistem Off Grid Pembangkit Listrik Tenaga Hybrid (PLTH) Bayu Baru, Bantul, D.I. Yogyakarta http://e-prosiding.poliban.ac.id/index.php/snrt/article/view/262 <p>Pembangkit Listrik Tenaga Hybrid (PLTH) Bayu Baru adalah pembangkit listrik yang terdiri dari PLTS dengan panel surya dan PLTB dengan turbin angin. PLTH Bayu Baru secara rutin harus dievaluasi karena komponen-komponen PLTH Bayu Baru yang rentan terhadap kerusakan dikarenakan hampir semua komponen pembangkitan berada di lapangan. Evaluasi ini bertujuan agar kontinyuitas penyaluran energi listrik tetap terjaga.&nbsp; Kinerja&nbsp; PLTH Bayu Baru dapat diukur melalui kinerja tiap komponen pembangkitannya. Kinerja panel surya dan turbin angin PLTH Bayu Baru dapat diukur melalui daya keluaran dari komponen tersebut. Simulasi software HOMER dapat menghitung tingkat ekonomis dari PLTH Bayu&nbsp; Baru dan dapat mengoptimasi desain sistem pembangkit hybrid berdasarkan nilai NPC terendah. Hasil simulasi dengan software HOMER, keseluruhan sistem PLTH Bayu Baru dengan project life time 25 tahun membutuhkan NPC sebesar $ 583.569, dan COE sebesar $ 1,198/kWh. Komponen pembangkit yang paling ekonomis pada PLTH Bayu Baru adalah turbin angin berkapasitas 5kW dan 2,5kW didasarkan pada nilai LCOE $ 0,190 dan $ 0,171/kWh.</p> Bambang Winardi Ajub Ajulian Zahra ##submission.copyrightStatement## 2018-12-25 2018-12-25 3 C9 C19 Rancang Bangun Alat Sterilisasi Kesehatan Berbasissmart Relay Zelio SR2 B121JD http://e-prosiding.poliban.ac.id/index.php/snrt/article/view/263 <p>Proses sterilisasi penting bagi kita. Proses sterilisasi dalam bidang mikrobiologi merupakan suatu upaya atau metode yang bertujuan untuk membebaskan alat atau bahan dari kontaminasi berbagai macam bentuk kehidupan organisme. Rancang Bangun Alat Sterilisasi Kesehatan Berbasis Smart Relay Zelio SR2 B121JD bertujuan untuk mendesain dan membangun sistem sterilisasi alat kesehatan secara otomatis yang dibangun menggunanakan program Smart Relay. Rumusan masalah yang digunakan mencakup: (a) bagaimana membangun perancangan sistem sterilisasi alat kesehatan menggunakan metode panas kering, serta (b) bagaimana membangun program Smart Relay Zelio SR2 B121JD.Metode yang digunakan mencakup 3 tahap yaitu: (a) persiapan alat dan bahan, (b) perancangan sistem, dan (c) perancangan program smart relay zelio SR2 B121JD. Berdasarkan hasil perancangan diperoleh bahwa: (a) sterilisasi alat kesehatan menggunakan metode panas kering berupa oven harus mencapai suhu 1800C, dan (b) program smart relay zelio dibuat melalui: perakitan box kontrol dan pintu pada oven, perakitan box oven bagian luar dan dalam, pemasangan elemen pemanas dan kipas, pemasangan modul sensor suhu, pemasangan buzzer, pemasangan smart relay zelio, pemasangan power suplay, dan pemasangan relay.</p> Noor Saputera Rif'at Rif'at Nurkamalia Nurkamalia Zuraidah Zuraidah Qamariah Qamariah ##submission.copyrightStatement## 2018-12-25 2018-12-25 3 C20 C34 Perancangan Boost Konverter Untuk Meningkatkan Performa Turbin Angin Sumbu Vertikal http://e-prosiding.poliban.ac.id/index.php/snrt/article/view/264 <p>Makalah ini menyajikan strategi kontrol sederhana turbin angin sumbu vertikal menggunakan permanent magnet syncronous generator (PMSG). Performa turbin angin di improvisasi menggunakan DC-DC Boost converter menggunakan kontrol PID. Objektif dari DC-DC boost converter ini adalah untuk mempertahankan tegangan keluaran agar memiliki nilai yang konstan pada masukan ketika kecepatan angin yang berubah-rubah atau beban yang berubah ubah. Kecepatan angin yang dinamis mempengaruhi keluaran tegangan dari generator turbin juga masukan tegangan boost converter. Kendali PID akan membuat kinerja turbin angin mampu bekerja pada kecepatan angin yang lebih lebar. Dimana keluaran boost converter akan menjadi umpan balik untuk menghasilkan duty cycle PWM yang tepat dan memicu mosfet dalam mempertahan tegangan ketika angin terus berubah. Sistem ini telah menekan nilai overshoot transient tegangan konverter dan meningkatkan efesiensi turbin angin.</p> Khairunnisa Khairunnisa Edi Yohanes Jazuli Fadil ##submission.copyrightStatement## 2018-12-25 2018-12-25 3 C35 C41 Noise Reduction Pada Screen Capture Kamera CCTV Dengan Menggunakan Diskrit Wavelet Transformation http://e-prosiding.poliban.ac.id/index.php/snrt/article/view/265 <p>Salah satu fungsi utama digunakannya CCTV pada suatu lingkungan adalah untuk meningkatkan keamanan. CCTV dapat menampilkan dan menyimpan semua kejadian pada suatu lingkungan. Namun, seringkali gambar hasil screen capture dari CCTV tidak jelas. Hal ini bisa jadi dikarenakan resolusi kamera CCTV yang memang kurang tinggi. Penelitian menerapkan metode transformasi wavelet diskrit dari keluarga Daubchiess untuk mereduksi noise dari gambar hasil screen capture kamera CCTV. Reduksi noise dilakukan pada gambar berwarna melalui 3 langkah, yaitu dekomposisi gambar, thresholding, dan rekonstruksi hasil denoising. Pada dekomposisi citra yang didapatkan dari screen capture kamera CCTV digunakan transformasi wavelet dari keluarga Daubchiess, nilai thresholding didapatkan dengan metode median filter untuk memotong nilai yang dianggap sebagai noise dari citra. Gambar yang telah melewati median filter kemudian direkonstruksi untuk mendapatkan citra dengan noise yang telah berkurang. Gambar hasil rekonstruksi juga berupa gambar berwarna. Gambar hasil denoising telah diuji dengan membandingkannya dengan gambar asal secara kasat mata, melalui nilai histogram, dan nilai PSNR. Dari ketiga pengujian tersebut, didapatkan bahwa denoising menggunakan transformasi wavelet diskrit dapat dilakukan meskipun kualitas citra hasil denoising masih kurang karena nilai PSNR yang cukup tinggi.</p> Memen Akbar Luqman Hakim Muhammad Ihsan Zul ##submission.copyrightStatement## 2018-12-25 2018-12-25 3 C42 C49 Perbandingan Metode Perhitungan Kemiripan Kata http://e-prosiding.poliban.ac.id/index.php/snrt/article/view/266 <p>Mengukur kemiripan antara kata, kalimat, paragraf, dan dokumen adalah komponen penting dalam berbagai tugas seperti pengambilan informasi, pengelompokan dokumen, disambiguasi kata-akal, pemberian esai otomatis, penilaian singkat, terjemahan mesin dan peringkasan teks. Penelitian ini membahas metode yang baik digunakan dalam menentukan kemiripan kata. Metode yang digunakan adalah levenshtein dan jaro winkler. Pengujian dilakukan dengan membandingkan hasil sistem terhadap pakar sehingga mendapatkan nilai akurasi dari sistem. Hasil pengujian menunjukkan levenshtein lebih baik daripada jaro winkler.</p> Reza Fauzan Joni Riadi Fuad Sholihin ##submission.copyrightStatement## 2018-12-25 2018-12-25 3 D1 D6 Aplikasi Riwayat Konseling Kehamilan Untuk Ibu Hamil Berbasis Mobile Android http://e-prosiding.poliban.ac.id/index.php/snrt/article/view/267 <p>Hasil Konseling dan pemeriksaan Ibu hamil selama ini dicatat dalam buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) yang diberikan oleh petugas puskesmas atau Bidan seperti pada Bidan praktik mandiri “Rusmini, Amd. Keb” dan dipegang oleh Ibu hamil sebagai catatan riwayat kesehatan Ibu hamil. Buku harus dibawa setiap kali melakukan konseling atau pemeriksaan sehingga Bidan atau petugas medis lainnya yang menangani pemeriksaan Ibu hamil dapat mengetahui riwayat kesehatan kehamilan untuk menanggulangi atau mengurangi resiko yang dapat terjadi sleama kehamilan pada Ibu hamil. Pencatatan secara manual dengan menggunakan buku memiliki kekurangan seperti apabila Ibu hamil kehilangan buku atau lupa membawa buku tersebut dan datang ke tempat lain&nbsp; yakni Bidan praktik mandiri yang berbeda ataupun puskesmas. Maka petugas medis yang melakukan pemeriksaan akan kesulitan mengetahui riwayat kesehatan kehamilan sebelumnya. Maka dari itu perlunya aplikasi riwayat kesehatan kehamilan sebagai penyimpanan data konseling atau pemeriksaan kehamilan untuk Ibu hamil sehingga memudahkan petugas medis untuk mengetahui riwayat kesehatan Ibu hamil. Aplikasi dibangun dengan perangkat lunak pendukung seperti Insomnis, Android Studio, dan Sublime Text. Metode pengembangan perangkat lunak menggunakan Extreme Programming. Aplikasi dapat menampilkan riwayat kesehatan kehamilan dan memudahkan Ibu hamil melakukan konseling atau pemeriksaan tanpa harus membawa buku KIA jika melakukan pemeriksaan selain dari tempat Bidan praktik mandiri “Rusmini, Amd. Keb ”.</p> Lili Rusdiana Heri Setiawan ##submission.copyrightStatement## 2018-12-25 2018-12-25 3 D7 D14 Sistem Pendukung Keputusan Seleksi Penerimaan Beasiswa Miskin Menggunakan Metode Simple Additive Weighting (SAW) Studi Kasus : SDK Wairpelit http://e-prosiding.poliban.ac.id/index.php/snrt/article/view/268 <p>Beasiswa dapat dikatakan sebagai pembiayaan yang tidak bersumber dari pendanaan sendiri atau orang tua, tetapi diberikan oleh pemerintah lembaga pendidikan karena prestasi seseorang dapat diberikan kesempatan untuk meningkatkan kapasitas sumberdaya manusia melalui pendidikan. Penentuan pemberian beasiswa di SDK Wairpelit masih mengalami kendala pada proses pengambilan keputusan untuk menentukan siswa yang berhak mendapatkan beasiswa karena proses penilaian tidak selalu diputuskan berdasarkan perhitungan yang pasti dan pemberian beasiswa yang belum tepat sasaran. Untuk membantu menetapkan siswa yang mendapatkan beasiswa maka dibuatlah sistempen dukung keputusan penerimaan beasiswa miskin di SDK Wairpelit. Metode&nbsp; SAW (Simple&nbsp; Additive Weigthing) akan diaplikasikan dalam pembuatan sistem pendukung keputusan ini. Metode ini dipilih karena metode ini menentukan nilai bobot untuk setiap atribut,kemudian dilanjutkan dengan proses perangkingan yang akan menyeleksi alternatif terbaik dari sejumlah alternatif, dalam kasus ini adalalah siswa yang berhak dan layak menerima beasiswa dengan kriteria yang ada. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan, sistem yang dibangun telah berjalan sesuai dengan rancangan, yaitu dapat menampilkan siswa yang layak berdasarkan kriteria dan kuota beasiswa untuk mendapat beasiswa miskin di SDK Wairpelit.</p> Petrus Wolo Ariyanto Sambi Christian Alden Pibe Fransiska Ismayanti ##submission.copyrightStatement## 2018-12-25 2018-12-25 3 D15 D23 Sistem Informasi Pelayanan Masyarakat Pada Kantor Kelurahan Guntung Paikat Banjarbaru http://e-prosiding.poliban.ac.id/index.php/snrt/article/view/269 <p>Pelayanan kepada masyarakat menjadi salah satu aspek paling penting di dalam pelaksanaan fungsi pemerintahan. Pemerintah berusaha memberikan pelayanan yang terbaik sebagai implikasi dari fungsi aparatur negara dimana pemerintah adalah pelayan masyarakat terutama yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas-tugas umum pemerintahan dengan membentuk sistem administrasi pemerintahan yang dimulai dari pemerintahan tertinggi (tingkat pusat) sampai kepemerintahan terendah (desa/kelurahan) agar dapat memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat. Pada tingkat desa/kelurahan, proses layanan administrasi kependudukan kepada masyarakat umumnya masih dilakukan dengan cara manual. Pemohon layanan harus datang ke kantor Kelurahan untuk mengetahui prosedur layanan, mengantri dalam mendapatkan layanan, sehingga proses layanan membutuhkan waktu yang sering kali melebihi standar waktu maksimal yang telah ditetapkan.&nbsp; Ketidakpastian selesainya layanan yang tertunda pada hari-hari berikutnya juga sering terjadi akibat tidakadanya mekanisme untuk memantau progres penyelesaian layanan. Petugas layanan juga tidak dapat secara leluasa bekerja dalam memberikan layanan karena harus berada pada tempat dan waktu yang telah ditetapkan. Paper ini menyajikan sebuah model aplikasi sistem pelayanan masyarakat secara terpadu pada kantor kelurahan Guntung Paikat Banjarbaru yang dapat digunakan oleh petugas pelayanan pada bagian Ekonomi dan Pembangunan, bagian Kesejahteraan dan Sosial, serta bagian Pemerintahan dalam memberikan layanan administrasi kepada masyarakat berupa layanan pembuatan berbagai jenis surat rekomendasi dan surat keterangan secara online. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Penelitian Pengembangan (R&amp;D / Research and Development) yaitu mengimplementasikan beberapa tahapan pada model&nbsp; pengembangan Perngkat Lunak SDLC (System Development Life Cycle). Hasil uji user (user acceptance) menunjukkan bahwa aplikasi sistem yang dibangun dapat membantu mempermudah masyarakat dan manajemen di kantor Kelurahan, serta mempercepat proses layanan administrasi penduduk&nbsp; kepada masyarakat.</p> Soegiarto Soegiarto Eka Chandra Kirana ##submission.copyrightStatement## 2018-12-25 2018-12-25 3 D24 D34 Analisis Kebutuhan Sistem Informasi Perijinan Trayek Dinas Perhubungan, Komunikasi Dan Informatika Kota Banjarmasin http://e-prosiding.poliban.ac.id/index.php/snrt/article/view/270 <p>Penyelenggaraan sistem transportasi yang melibatkan operator atau orang pribadi dalam penanganan transportasi umum, diperlukan pengaturan Trayek. Dimana Trayek adalah lintasan kendaraan umum untuk pelayanan jasa angkutan dengan mobil bus, mobil penumpang dan angkutan khusus yang mempunyai asal dan tujuan perjalanan tetap, lintasan tetap dan jadwal maupun tidak terjadwal dalam wilayah daerah. Sedangkan untuk menunjang kelancaran dalam pengaturan Trayek, maka diperlukan izin trayek. Izin trayek itu sendiri adalah pemberian izin kepada orang pribadi atau badan untuk menyediakan pelayanan angkutan penumpang umum pada atau beberapa trayek tertentu termasuk angkutan taksi. Saat ini dalam pengajuan izin trayek di kota Banjarmasin masih dilakukan secara manual. Dalam pengembangan sistem Informasi perijinan trayek, diperlukan sebuah kajian berdasarkan kajian akademis dan teknis di lapangan. Adapun kegiatan yang dilaksanakan antara lain Persiapan, Kajian Peraturan dan Studi Literatur, Pengumpulan data primer dan sekunder, Analisis data, Penyusunan Naskah Akademis hasil Kajian Pengembangan Sistem Informasi Perijinan Trayek Dinas Perhubungan, Komunikasi Dan Informatika Kota Banjarmasin.</p> Abdul Rozaq Raden Kelik Hardinto Riswan Yunida ##submission.copyrightStatement## 2018-12-25 2018-12-25 3 D35 D45 Penerapan Kohonen Neural Network Pada Pengenalan Huruf Tulisan Tangan http://e-prosiding.poliban.ac.id/index.php/snrt/article/view/271 <p>Pada makalah ini kami memaparkan penerapan metode Kohonen Neural Network untuk melakukan pengenalan huruf tulisan tangan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada pengenalan huruf tulisan tangan dengan metode Kohonen Neural Network, didapatkan bahwa metode ini dapat melakukan analisis dengan tingkat keakurasian yang cukup tinggi, yaitu 86.43%. Hal ini dibuktikan dari pengujian tulisan tangan pada 10 responden. Pengujian juga dilakukan dengan jumlah data training yang beragam dan diketahui bahwa jumlah data training (responden) berpengaruh pada tingkat akurasi pengenalan. Selain itu, didapatkan bahwa huruf tertentu seperti B, N, dan R memiliki tingkat akurasi pengenalan yang rendah.</p> Akhmad Ridhani Fatma Indriani Dodon T. Nugrahadi ##submission.copyrightStatement## 2018-12-25 2018-12-25 3 D46 D57 Manajemen Layanan Teknologi Infromasi: Tantangan Dalam Kurikulum Perguruan Tinggi Di Era Revolusi Industri 4.0 http://e-prosiding.poliban.ac.id/index.php/snrt/article/view/272 <p>Di era disrupsi teknologi, adopsi teknologi merupakan sebuah keharusan di tengah meningkatnya kompetisi bisnis yang semakin meningkat. Kesalahan dalam proses manajemen layanan IT dapat berakibat fatal pada organisasi baik dari sisi finansial maupun non finansial.&nbsp; Oleh karena itu, Manajemen layanan teknologi informasi adalah sebuah disiplin ilmu yang cukup penting khususnya untuk program studi sistem informasi dan manajemen bisnis. Akan tetapi, fenomena yang terjadi dilapangan, mata kuliah ini kurang diminati, hal ini dapat dilihat dari kurangnya antusiasme mahasiswa yang mengambil mata kuliah ini. Sebuah survey dilakukan di program studi sistem informasi di UIN Sunan Ampel Surabaya untuk mengetahui penyebabnya. Dalam tulisan ini juga akan diulas mengenai pentingnya mereview kurikulum di perguruan tinggi dalam menghadapi disrupsi teknolodi di era revolusi industry 4.0.</p> Nita Yalina Indri Sudanawati Rozas ##submission.copyrightStatement## 2018-12-25 2018-12-25 3 D58 D69 Membangun Model Pengukuran Tingkat Kematangan Penerapan Teknologi Informasi Untuk Perguruan Tinggi Menggunakan Kerangka Kerja COBIT http://e-prosiding.poliban.ac.id/index.php/snrt/article/view/273 <p>Penerapan teknologi informasi untuk mendukung pencapaian proses bisnis diperguruan tinggi merupakan suatu kebutuhan yang sangat penting. Politeknik Negeri Banjarmasin merupakan salah satu perguruan tinggi yang telah menerapkan teknologi informasi untuk mendukung berbagai kegiatan meliputi kegiatan akademik, kepegawaian, penelitian dan Pengabdian, pengelolaan keuangan dan pengelolaan sarana dan pras. Evaluasi dari penerapan teknologi harus dilakukan agar dapat diketahui permasalahan-permasalahan yang dihadapi sehingga pimpinan dan staf terkait dapat melakukan perbaikan atau pengembangan selanjutnya. Berdasarkan permasalahan yang telah diuraikan maka perlu dibangun suatu model audit SI/TI untuk mengukur tingkat kematangan penerapan proses TI menggunakan kerangka kerja COBIT. Metode pengumpulan data yang akan digunakan pada penelitian ini adalah menggunakan kuisioner dan wawancara secara langsung kepada pimpinan dan fihak-fihak terkait di Politeknik Negeri Banjarmasin. Dengan adanya model pengukuran tingkat kematangan penerapan teknologi informasi ini, diharapkan dapat menjadi acuan dalam audit SI/TI di perguruan tinggi dan khususnya di Politeknik Negeri Banjarmasin dan hasil dari audit SI/TI dapat memberikan rekomendasi perbaikan untuk masa yang akan datang.</p> Rahimi Fitri Ida Hastuti Rahmat Hidayat ##submission.copyrightStatement## 2018-12-25 2018-12-25 3 D70 D79 Pengembangan Repositori Institusi Di Perpustakaan Politeknik Negeri Banjarmasin http://e-prosiding.poliban.ac.id/index.php/snrt/article/view/274 <p>Repositori institusi merupakan upaya menghimpun dan melestarikan karya-karya ilmiah dalam bentuk digital dari suatu institusi. Upaya ini muncul karena perkembangan internet yang luas dan perubahan paradigma pada pelayanan perpustakaan, yaitu open access atau keterbukaan akses. Paradigma ini menuntut agar koleksi karya-karya ilmiah dari institusi dapat diakses dengan mudah dan luas. Untuk menyebarluaskan paradigma ini, Laboratorium Cybermetrics membuat sistem pemeringkatan Perguruan Tinggi bernama Webometric. Pemeringkatan ini dibuat berdasarkan jumlah karya ilmiah dan materi ajar yang dipublikasikan di web. Berdasarkan sistem pemeringkatan ini, Poliban sebagai Perguruan Tinggi vokasi di Kalimantan Selatan menempati posisi pada 13926 peringkat dunia dan posisi 360 pada peringkat Indonesia. Penelitian ini mengusulkan pengembangan repository institusi pada Perpustakaan Politeknik Negeri Banjarmasin. Aplikasi Eprints digunakan sebagai aplikasi repository institusi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aplikasi Eprints berhasil diimplementasikan untuk menghimpun karya ilmiah para sivitas akademik di lingkungan Politeknik Negeri Banjarmasin.</p> Kun Nursyaiful Priyo Pamungkas Saberan Saberan ##submission.copyrightStatement## 2018-12-25 2018-12-25 3 D80 D89 Rancang Bangun Sistem Informasi Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Guna Mendukung AIPT Politeknik Negeri Banjarmasin http://e-prosiding.poliban.ac.id/index.php/snrt/article/view/275 <p>Perkembangan teknologi saat ini memasuki revolusi industri 4.0.&nbsp; Artinya semua sendi kehidupan akan bersandar kepada teknologi-teknologi seperti komputer cerdas, artificial intelligence, layanan-layanan berbasis komputer dan mobile.&nbsp; Politeknik Negeri Banjarmasin melalui P3M terus berbenah untuk meningkatkan layanan penelitian dan data-data penelitian guna mendorong dosen-dosen untuk terus aktif melakukan penelitian.&nbsp; Sistem informasi yang sudah pernah dibangun pada P3M adalah P3M yang terintegrasi dengan simpadu, dan yang terbaru adalah SIPMA http://sipma.poliban.ac.id/. Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) POLIBAN harus ditingkatkan. Salah satu unsur yang harus meningkat adalah layanan akurasi data dan kecepatan data yang sesuai dengan format dan standart AIPT. Dengan menggunakan metode Waterfall Development Model, akan dilakukan analisa kebutuhan, desain sistem, penulisan program, pengujian program dan penerapan program secara bertahap. Jika ada ketidaksesuaian ditiap tahap, akan segera dikoreksi agar tahap berikutnya tepat. Hasil ujicoba sistem berdasarkan indikator kinerja yang telah ditentukan sebelumnya menunjukkan bahwa sistem yang dibangun telah mampu meningkatkan kinerja pelaporan tiap standar AIPT.</p> Agus SBN Arifin Noor Asyikin Rif'at Rif'at ##submission.copyrightStatement## 2018-12-25 2018-12-25 3 D90 D97 Sistem Informasi Penentuan Regu Avsec(Aviation Security) Dan Manajemen Logbook Berbasis Web Di PT. Angkasa Pura I (Persero) Banjarbaru http://e-prosiding.poliban.ac.id/index.php/snrt/article/view/276 <p>Proses penentuan regu Avsec (Avition Security) dilakukan oleh deephead dan teamleader avsec. Selama ini deephead kesulitan dalam memilih dan menentukan pembagian regu sebuah tim karena saat ini pembagian regu avsec yang berjalan masih tidak efisien sehingga dapat menyebabkan kesenjangan antar personil regu. Deephead mengalami kesulitan dalam pembagian regu karena pada awalnya data personil regu tidak digunakan dengan efisien seperti data usia, keaktifan, dan dta pendidikan. Permasalahan tersebut dapat diatasi dengan adanya pengambilan keputusan yang tepat untuk menghasilkan sistem penglompokkan regu Avsec dengan menggunakan metode WP (Weighted Product) dengan memanfaatkan data usia, keaktifan, pendidikan dari masing-masing petugas Avsec sebagai kriteria penentuaan regu. Metode WP (Weighted Product) adalah metode untuk menentukan suatu keputusan menggunakan cara perkalian setiap atribut, dimana setiap atribut dipangkatkan dengan bobot setiap atribut yang berhubungan berdasarkan data dari petugas Avsec. Bobot setiap kriteria ditentukan oleh deephead, dimana nilai pendidikan lebih unggul dibandingkan dengan nilai keaktifan dan usia, sedangkan nilai usia dan keaktifan sama. Sistem dibangun dengan bahasa pemrograman PHP dan database Mysql pada studi kasus di PT.Angkasa Pura I (Persero) Banjarbaru. Hasil implementasi dari Sistem Informasi penentuan Regu Avsec (Avition Security) dan Manajemen Logbook di PT. Angkasa Pura I (Persero) Bajarbaru dapat menentukan pembagian regu dan memanajemen logbook dengan mudah.</p> Windiyani Windiyani Herfia Rhomadhona Winda Aprianti ##submission.copyrightStatement## 2018-12-25 2018-12-25 3 D98 D109 Pengaruh Persentase Briket Campuran Gambut Dan Arang Pelepah Daun Kelapa Sawit Terhadap Sifat Fisik Briket http://e-prosiding.poliban.ac.id/index.php/snrt/article/view/277 <p>Briket campuran gambut dan arang pelepah daun kelapa sawit merupakan salah satu energi alternatif pengganti energi fosil yang cukup menjanjikan karena sifatnya yang ramah lingkungan dan ketersediaannya yang melimpah di Indonesia, khususnya Kalimantan Selatan. Dalam penelitian ini persentase briket campuran gambut dan arang pelepah daun kelapa sawit, yaitu 50%:50%, 60%:40%, 70%:30%, 80%:20%, dan 90%:10%, dengan penambahan 1 gram kanji sebagai perekat untuk setiap variasi campuran briket. Briket campuran gambut dan arang pelepah daun kelapa sawit kemudian di uji sifat fisiknya. Hasil penelitian menunjukkan kadar air tertinggi pada 90%:10% yaitu 6,41%, kadar abu tertinggi pada 90%:10% yaitu 19,54%, kadar zat-zat terbang(volatile matter) tertinggi pada 90%:10% yaitu 38,30%, kadar karbon terikat (fixed carbon) tertinggi pada 50%:50% yaitu 49,59%, dan nilai kalor tertinggi pada 50%:50% yaitu 5473,32 kal/g.</p> I Wayan Wawan Mariki Andy Nugraha ##submission.copyrightStatement## 2018-12-25 2018-12-25 3 E1 E11 Analisis Nilai Tambah Pada Rantai Pasok Buah Naga Di Kabupaten Tanah Laut Kalimantan Selatan http://e-prosiding.poliban.ac.id/index.php/snrt/article/view/278 <p>Buah naga merupakan komoditas yang banyak dihasilkan di Kabupaten Tanah Laut Kalimantan Selatan. Beberapa penelitian terdahulu telah mengkaji mengenai pola aliran rantai pasok, entitas yang terlibat, tingkat kerusakan mekanis, umur simpan, biaya produksi dan titik impas buah naga di Kabupaten Tanah Laut. Pada penelitian ini akan dikaji mengenai nilai tambah pada setiap entitas yang ada di rantai pasok buah naga di Kabupaten Tanah Laut. Pengumpulan data dilakukan secara langsung dengan mewawancarai setiap entitas yang terlibat pada Pasar Wisata dan Pasar Tuntung Pandang Pelaihari. Perhitungan nilai tambah dilakukan dengan menggunakan metode Hayami. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pedagang pengumpul besar yang memasok ke Pasar wisata dan Pasar Tuntung Pandang Pelaihari masing-masing memperoleh rasio nilai tambah 21,29 persen dan 46,09 persen dengan tingkat keuntungan masing-masing 18,76 persen dan 41,58 persen. Rasio nilai tambah yang didapatkan pedagang grosir 41,59 persen dengan tingkat keuntungan 41,16 persen. Pedagang pengecer di Pasar Wisata dan Pasar Tuntung Pandang Pelaihari masing-masing memperoleh rata-rata rasio nilai tambah 33,26 persen dan 44,21 persen dengan rata-rata tingkat keuntungan masing-masing 3,.17 persen dan 43,45 persen. Tidak terdapat perbedaan yang begitu besar pada rasio nilai tambah dan tingkat keuntungan pada masing-masing entitas. Hal ini menunjukkan pelaksanaan pemasaran entitas rantai pasok di Pasar Wisata dan Pasar Tuntung Pandang Pelaihari telah melakukan kerjasama yang saling menguntungkan.</p> Nina Hairiyah R. Rizki Amalia ##submission.copyrightStatement## 2018-12-25 2018-12-25 3 E12 E20 Pemanfaatan Informasi Holiday Climate Index (HCI) Dalam Sektor Pariwisata (Studi Kasus: Kota Banjarmasin) http://e-prosiding.poliban.ac.id/index.php/snrt/article/view/279 <p>Industri pariwisata merupakan salah satu sektor ekonomi terbesar di dunia yang menyumbang 5,8% total GDP Indonesia tahun 2017.Penilaian kawasan wisata yang cocok oleh wisatawan mancanegara bisa ditingkatkan dengan informasi kenyamanan terbaru dengan menyediakan lokasi liburan yang cocok untuk berlibur.Oleh karena itu, penggunaan <em>Holiday Climate Index&nbsp;</em>(HCI) dapat memudahkan kita dalam menilai kawasan wisata berdasarkan tingkat kenyamanan.Pada penelitian ini, penulis menggunakan HCI untuk menilai kenyamanan kawasan wisata di Banjarmasin.HCI menggunakan parameter kenyamanan termal yang berasal dari suhu udara maksimum dan rata-rata harian kelembaban udara, curah hujan, kecepatan angin dan tutupan awan dalam memperkirakan kawasan wisata yang cocok.Data suhu udara, kelembaban udara, curah hujan, dan kecepatan angin diperoleh dari Stasiun Klimatologi Banjarbaru sedangkan data tutupan awan diperoleh dari data reanalisis <em>European Centre for Medium-range Weather Forecast</em> (ECMWF) tahun 1981-2017.Hasilnya, Kota Banjarmasin adalah lokasi berpotensi wisata untuk wisatawan dengan nilai HCI berkisar dari 54 (dapat diterima) hingga 70 (bagus) sepanjang tahun.Bulan yang paling nyaman untuk mengunjungi Kota Banjarmasin adalah bulan Agustus dengan nilai HCI sebesar 70 sedangkan nilai HCI terendah berada pada bulan Januari dan Desember.Penelitian ini dapat dijadikan sebagai fondasi dalam memajukan industri pariwisata di Indonesia menggunakan HCI sebagai sarana dalam menilai kawasan wisata yang cocok.Informasi ini dapat diterapkan pada aplikasi perangkat lunak atau halaman <em>web </em>yang menyediakan informasi kenyamanan dengan memberikan lokasi yang cocok dan nyaman dikunjungi sesuai kondisi iklim setempat.</p> Agung Baruna Setiawan Noor Dian Islamiati Rakhmat Siti Nur Khasanah Wawan Kurniawan ##submission.copyrightStatement## 2018-12-25 2018-12-25 3 E21 E29 Maksimasi Produk Naphta Kolom Debutanizer Unit RCC PT X http://e-prosiding.poliban.ac.id/index.php/snrt/article/view/280 <p>Kolom <em>debutanizer</em> PT X adalah satu peralatan proses yang ada di unit LEU/RCC, berfungsi untuk memisahkan &nbsp;komponen &nbsp;LPG sebagai produk&nbsp; <em>top </em>dan <em>naphtha</em> &nbsp;sebagai produk <em>bottom</em>. <em>Feed </em>nya berasal dari produk <em>bottom </em>kolom <em>stripper</em>. Laju alir <em>feed </em>sebesar 331.218,9 kg/jam dengan temperatur 126,68 <sup>o</sup>C&nbsp; &nbsp;dan&nbsp; &nbsp;tekanan&nbsp; &nbsp;11,69&nbsp; &nbsp;kg/cm<sup>2</sup>g. Berdasarkan&nbsp;&nbsp;&nbsp; analisis &nbsp;&nbsp;dari&nbsp; &nbsp;data pengamatan operasi bahwa kualitas produk <em>naphtha</em> (dalam hal ini RVP) terpengaruh &nbsp;oleh perubahan &nbsp;temperature &nbsp;<em>bottom</em>. &nbsp;Latar belakang dilakukannya optimasi adalah karena batasan RVP pada pengujian laboratorium masih di bawah dari batasan seharusnya, oleh karena itu jumlah produk bawahnya masih dapat ditambah. Penambahan ini yaitu dengan mengubah temperatur <em>bottom</em>.&nbsp; Dengan &nbsp;bantuan &nbsp;<em>software &nbsp;</em>simulasi&nbsp; Hysys &nbsp;dibuatlah permodelan&nbsp; &nbsp;untuk&nbsp; &nbsp;mempermudah&nbsp; &nbsp;perhitungan.&nbsp; &nbsp;Data&nbsp;&nbsp; operasi aktual&nbsp; &nbsp;yang digunakan sebagai perhitungan adalah temperatur <em>bottom </em>174,09 &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<sup>o</sup>C. Dihasilkan &nbsp;produk RCC <em>naphtha</em> &nbsp;yakni RVP &nbsp;9 psi, &nbsp;dan produk &nbsp;<em>naphtha </em>276.260 kg/jam. Berdasarkan &nbsp;hasil perhitungan&nbsp; HYSYS, kondisi operasi optimal&nbsp; &nbsp;yaitu&nbsp;&nbsp; temperatur&nbsp; &nbsp;<em>bottom &nbsp;&nbsp;</em>menjadi&nbsp; &nbsp;171,3&nbsp; &nbsp;<sup>o</sup>C &nbsp;menghasilkan <em>naphtha</em> &nbsp;dengan RVP 10,31 psi dan laju alir 280.380 &nbsp;kg/jam.&nbsp; Keuntungan yang akan diperoleh sebesar Rp 72.050.296 /hari.</p> Haris Numan Aulia Valendio Alfiansyah ##submission.copyrightStatement## 2018-12-25 2018-12-25 3 E30 E39 Pengolahan Tongkol Jagung Sebagai Pakan Ternak Menggunakan Teknologi Tepat Guna Di Kecamatan Panyipatan – Kabupaten Tanah Laut http://e-prosiding.poliban.ac.id/index.php/snrt/article/view/281 <p>Kecamatan Panyipatan merupakan kecamatan dengan komoditas utama berupa tanaman jagung di wilayah kabupaten Tanah Laut. Kecamatan ini juga menjadi pusat pengembangan komoditas jagung daerah. Pesatnya perkembangan pertanian jagung di daerah ini juga diimbangi dengan meningkatnya produk samping pertanian jagung yang berupa tongkol jagung. Meskipun tongkol jagung masih memiliki nilai gizi yang cukup, namun tongkol jagung masih belum termanfaatkan hingga saat ini di Kecamatan Panyipatan. Program Kemitraan Masyarakat ini bertujuan untuk membantu masyarakat dalam memanfaatkan dan mengolah tongkol jagung untuk dapat dijadikan sebagai pakan ternak, dimana hasil pemanfaaatan ini diharapkan dapat digunakan dan menjadikan nilai tambah bagi masyarakat. Pemanfaatan dan pengolahan yang dilakukan dibantu dengan adanya penerapan teknologi tepat guna, sehingga hasil pengolahan dapat lebih baik dan lebih efektif.</p> Ika Kusuma Nugraheni Anggun Angkasa Bela Persada Kurnia Dwi Artika ##submission.copyrightStatement## 2018-12-25 2018-12-25 3 E40 E45